JAKARTA, KOMPAS.com — Entah berniat melakukan gerakan "tutup mulut" atau tidak, yang jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lebih banyak melemparkan senyum dan celetukan-celetukan singkat saat dikerumuni wartawan, Selasa (26/1/2010) di Gedung DPR. Ia baru saja mengikuti rapat paripurna DPR dengan agenda mendengarkan pandangan fraksi mengenai pertanggungjawaban APBN 2008.
Pertanyaan wartawan mengarah pada sikap Sri Mulyani atas perkembangan pemeriksaan Pansus Angket Bank Century yang mengarahkan tanggung jawab pada dirinya selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Alih-alih menjawab pertanyaan, Sri malah menanggapinya santai.
"Apa sayang? Sudah ya. Saya enggak mau komen dulu, lihat saja dulu," kata wanita yang akrab disapa Bu Ani sambil tersenyum.
Saking banyaknya wartawan yang mengerubung, ajudan yang mengawalnya pun tak kuasa membuka jalan bagi Sri Mulyani. Ia pun menghentikan langkahnya dan berdiam terpaku. "Sudah ya. Apalagi? Saya boleh lewat enggak nih?" pintanya.
Pertanyaan demi pertanyaan masih terus memberondong Sri Mulyani. Akhirnya, ia menjawab pertanyaan apakah Kementerian Keuangan telah menyerahkan data-data yang diminta Pansus. "Sudah kami kirimkan kemarin. Mana yang belum lengkap mana? Nanti kami komunikasikan, tapi dengan Pansus tidak dengan media," katanya.
"Sudah ya, boleh ya saya lewat," lanjut Ani, setelah melihat kerumunan mulai longgar.
Sejak diperiksa Pansus Angket Bank Century, Ani terkesan irit bicara. Hal itu juga terjadi saat ia ditanya wartawan seusai menghadiri sidang paripurna DPR pekan lalu.

