Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:57 WIB
Hatta: Pemerintah Ingin Pansus Cepat Selesai
yon | made | Rabu, 20 Januari 2010 | 18:07 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Menko Perekonomian Hatta Rajasa merasa prihatin terhadap jalannya pengungkapan kasus Bank Century yang kini ditangani oleh Panitia Khusus Angket Dewan Perwakilan Rakyat. Berlarut-larutnya penyelesaian tersebut, menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), bisa menghambat pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, konsentrasi pemerintah untuk perekonomian nasional berkurang.

"Dari sisi pemerintah menginginkan Pansus itu cepat selesai proper dan kita bisa konsentrasi untuk perekonomian nasional," kata Hatta di Istana Negara seusai menghadiri pelantikan 20 Duta Besar RI untuk negara sahabat, Rabu (20/1/2010).

Bahkan, soal isu pergantian Menteri Keuangan (Mekeu) Sri Mulyani yang berembus kencang ditanggapi dingin dan Hatta pun menampik isu perombakan kabinet. Hatta yakin kinerja kabinet yang dipimpin SBY tetap solid. "Kalau isu dilemparkan seperti itu, 1.000 persen tidak benar. Kabinet sangat solid," tegasnya.

Hatta juga meminta pernyataan Presiden SBY yang mengungkapkan bahwa ada orang yang ingin memecah belah kabinet tidak diterjemahkan macam-macam. "Tidak usah diterjemahkan macam-macam. Karena tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba ada yang mengatakan Sri Mulyani diganti," katanya.

Hatta menambahkan, Presiden SBY banyak sekali bertemu dengan berbagai kalangan. Namun, dalam pertemuan itu, SBY sama sekali tidak membicarakan soal kabinet. "Bapak Presiden sama sekali tidak berbicara soal kabinet," katanya.

Sumber :
Persda Network
Advertorial
»