JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah isu adanya reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Sejauh pengetahuannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, belum terdengar membicarakan perombakan kabinet.
"Yang saya tahu adalah evaluasi koalisi. Reshuffle belum pernah dengar. Saya kira reshuffle belum jadi agenda," kata Anas, Selasa (19/1/2010) di Gedung MPR/DPR, Jakarta.
Evaluasi koalisi dipandang sebagai kebutuhan berkala. Namun, Anas enggan menyebutkan evaluasi seperti apa yang akan dilakukan Demokrat sebagai "komandan" koalisi. Hanya, dia menyebutkan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. Anas membantah evaluasi dilakukan karena tingkah polah mitra koalisi di Pansus Angket Kasus Bank Century.
"Evaluasi bukan hanya menyangkut pernyataan atau sikap politik yang muncul terkait dengan orang per orang. Evaluasi adalah untuk melihat secara bersama, apakah komitmen kerja sama diselenggarakan dengan konsisten dan konsekuen," ujarnya.
Menurut Anas, evaluasi akan dilakukan terhadap semua mitra koalisi, tanpa kecuali.

