Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 16:39 WIB
Paus Benediktus Berduka untuk Gus Dur
Leo Sunu | Edj | Selasa, 5 Januari 2010 | 22:38 WIB
|
Share:

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Masyarakat menggelar doa untuk almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Bundaran Gladak, Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/12/2009) malam.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Rasa dukacita atas wafatnya Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid juga datang dari pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI. Dalam acara tahlilan 7 hari wafatnya Gus Dur, tokoh umat Katolik Romo Benny Susetyo menyampaikan dan membacakan surat ucapan belasungkawa yang dikirimkan khusus dari Vatikan ini.

"Ya Allah yang mahakasih, kami telah kehilangan negarawan yang sangat besar, yang mengajarkan perbedaan. Kau panggil bapak kami Abdurrahman Wahid yang selalu mengajarkan perdamaian. Bangsa ini membutuhkan beliau," ujar Romo Benny Susetyo membacakan surat Paus Benediktus XVI.

Selain pembacaan surat dan doa dari Paus, dalam acara peringatan wafatnya Gus Dur ini juga dilakukan pembacaan doa dari tokoh agama lintas iman oleh perwakilan dari umat Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Advertorial
»