JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan tugas pemberantasan mafia hukum menemui Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri. Pertemuan dengan Kapolri itu merupakan kunjungan pertama dengan institusi penegak hukum pascadibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Tadi Kapolri sangat baik menerima kita. Menerima kami yang hanya bekerja selama dua tahun," ucap Sekretaris Satgas Denny Indrayana, seusai bertemu dengan Kapolri di Mabes Polri, Selasa (5/1/2010).
Selain Denny, ikut dalam pertemuan yaitu Ketua Satgas Kuntoro Mangkusubroto, dan empat anggota yaitu Agus Darmono, Herman Effendi, Mas Achmad Santosa, dan Yunus Hussein.
Denny menjelaskan, tugas yang diemban Satgas untuk menemukan dan mengikis kasus-kasus hukum yang diwarnai dengan berbagai praktik mafia tidak mudah. Diperlukan kerjasama dengan semua aparat penegak hukum, baik Kejaksaan, kepolisian, maupun KPK.
"Apabila nanti ada langkah-langkah pencegahan, ada langkah-langkah penindakan, itu dapat di-support oleh pimpinan-pimpinan penegak hukum. Insya Allah besok jam 12 kami akan diberikan waktu untuk berbicara dengan Kapolda-Kapolda," jelas Denny.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen (Pol) Edward Aritonang, secara terpisah mengatakan, dalam pertemuan dengan Satgas, Kapolri menyatakan dukungan penuh atas kerja Satgas. "Karena secara umum Polri juga menginginkan perubahan dan perbaikan. Kita mendukung penuh. Dukungan itu antara lain menempatkan anggota Polri (Herman) di Satgas," jelas dia.

