Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:47 WIB
Aulia Harus Dikonfrontasi dengan Burhanuddin Abdullah
Inggried Dwi Wedhaswary | mbonk | Selasa, 5 Januari 2010 | 12:43 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan, Aulia Pohan memenuhi panggilan Tim Pansus Angket Bank Century di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (05/01/2010).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus Hak Angket Century asal Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo meminta agar keterangan yang disampaikan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia bidang pengawasan, Aulia Pohan, dikonfrontasi dengan mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdulah. Bambang memandang, sejumlah keterangan yang disampaikan Aulia berbeda dengan yang pernah disampaikan Burhanudin sebelumnya.

Menurut Bambang, Aulia dimintai keterangan di hadapan Pansus sebab, menurut keterangan Burhanudin, Aulia paling tahu proses akuisisi Bank Century. "Kata Pak Burhanuddin, yang tahu soal akuisisi adalah Pak Aulia," kata Bambang dalam rapat Pansus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/1/2010).

Aulia mengelak. "Soal itu (akuisisi) silakan tanya kepada Pak Maman Sumantri (mantan direktur BI)," kata Aulia.

Jawaban ini memancing Bambang mengejar lebih jauh. "Ini bagaimana. Pak Burhanuddin bilang itu di bawah pengawasan Pak Aulia, tetapi Anda bilang tanya Pak Maman Sumantri. Pimpinan, saya minta konfrontasi antara Pak Burhanuddin dengan Pak Aulia karena ada perbedaan pendapat di antara keduanya. Saya mencium aroma tidak sedap," ujar Bambang.

Kemungkinan melakukan konfrontasi di antara pejabat BI memang sudah diagendakan oleh pimpinan pansus. Ketua Pansus, Idrus Marham, mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan waktu untuk melakukan konfrontasi. Sebab, dari sejumlah mantan pejabat BI yang sudah dihadirkan, tak sedikit yang saling melemparkan jawaban kepada pihak lain. Hal ini dinilai menyulitkan pansus untuk mendapatkan data dan fakta yang sebenarnya.

Advertorial
»