KOMPAS
Sabtu, 20 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Freddy Nangis Saksikan Pemakaman Frans Seda
Sabtu, 2 Januari 2010 | 20:00 WIB
ANTARA/WIDODO S JUSUF
President Susilo Bambang Yudhoyono (the third from right side), the first lady Ani Yudhoyono, the People's Consultative Assembly Speaker Taufik Kiemas (right) pay their last respects to Frans Seda at the late former minister's house in Pondok Indah, South Jakarta, Jan. 1, 2010.
TERKAIT:

KARAWANG, KOMPAS.com- Menteri Perhubungan Freddy Numberi menitikkan air mata saat jenazah Franciscus Xaverius Seda atau Frans Seda dimasukkan ke liang lahat, di pemakaman San Diego Hills, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (2/1/2010) sore tadi.  

Freddy yang menjadi inspektur upacara pemakaman Frans Seda --mantan Menteri Keuangan dan juga Perhubungan di era Orde Baru-- beberapa kali mengusap air matanya, sejak jenazah dimasukkan ke liang lahat hingga Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus D Situmorang, membacakan doa untuk. 

Meski demikian, pemakaman almarhum Frans Seda yang berlangsung secara militer berlangsung lancar dengan suasana haru dan awan mendung.  Pemakaman almarhum Frans Seda yang dihadiri keluarga, saudara, dan sejumlah mantan pejabat serta pejabat negara itu berlangsung selama sekitar 2,5 jam. Dimulai sekitar pukul 14.20 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.50 WIB. 

Proses pemakaman dimulai dengan apel persada yang pimpin oleh Freddy Numbery. Kemudian, jenazah dimasukkan ke liang lahat, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua KWI Mgr Martinus D Situmorang. 

Jenazah Frans Seda dimakamkan di kavling Sovereqnity, Blok AA-02, Kompleks khusus umat Kristen di pemakaman San Diego Hills, Karawang. 

Editor: msh   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.