Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:40 WIB
Arus Lalu lintas Sekitar Tebuireng Dialihkan
Taufiq Zuhdi | tof | Kamis, 31 Desember 2009 | 01:20 WIB
|
Share:

AFP/ADEK BERRY
Keluarga membawa jenazah mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid keluar dari RS Cipto Mangunkusumo untuk dibawa ke rumah duka di Ciganjur, Rabu (30/12/2009) malam.

TERKAIT:

JOMBANG, KOMPAS.com - Polres Jombang menyiapkan pengalihan arus lalu lintas mengantisipasi kedatangan pentakziah dari luar kota yang semakin membeludak.

Informasi yang dihimpun dari petugas menyebutkan, polisi akan menutup total jalur dari dan menuju Jombang yang melewati lokasi Pesantren Tebuireng. Skenarionya, arus kendaraan yang datang dari Jombang menuju Kediri akan dialihkan lewat melalui pertigaan Mojosongo belok kanan, Gudo langsung menuju Kediri. Sementara, arus yang datang dari Pare menuju Jombang dialihkan lewat Ngoro, Mojowarno dan langsung Mojoagung atau dari Ngoro langsung Mojoagung lewat Mojoduwur.

Polisi juga telah mensterilkan lokasi pesantren tempat di mana pagi ini almarhum KH Abdurrahman Wahid akan dimakamkan. Petugas menyiapkan sejumlah tempat parkir di sekitar pondok, seperti belakang Pabrik Gula Cukir, lapangan Koramil Diwek serta samping Polsek Diwek.

Pantauan Kompas.com, di lokasi Pesantren Tebu Ireng, saat ini semakin banyak kendaraan dari luar kota berdatangan. Mereka adalah pentakziah yang datang dari berbagai kota di sekitar Jombang, seperti Kediri, Mojokerto, Malang dan Surabaya.

Advertorial
»