Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:12 WIB
Buka Situs KPK Bisa Langsung Fesbukan
nda | msh | Selasa, 29 Desember 2009 | 23:17 WIB
|
Share:

KOMPAS.com- Ada yang baru dari situs KPK yang beralamat di www.kpk.go.id. Situs yang memuat aktifitas dan profil KPK tersebut punya tampilan baru dan menawarkan kemudahan akses yang mengikuti perkembangan jaman.

Jika membuka situs KPK, Anda tidak cuma bisa browsing informasi mengenai korupsi tapi juga bisa gaul. Sebab, dalam situs KPK juga terkoneksi langsung web yang sedang ngetrend saat ini, facebook dan twitter.

"Kita coba mengikuti perkembangan jaman. Apalagi, saat ini jumlah pengakses website KPK terus bertambah," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP saat konferensi pers kaleidoskop KPK 2009 sekaligus memperingati hari jadi KPK setiap 29 Desember, Selasa (29/12).

Dia mengatakan berdasarkan perhitungan Alexa.com, dalam kurun tiga bulan terakhir jumlah pengunjung website KPK naik 70 persen. Total hit per 29 Desember 2009 ada 10.551.532 pengunjung.  "Pengakses 98,7 persen dari Indonesia, 1,3 persen dari negara lain," imbuhnya

KPK juga memperkenalkan majalah intern KPK bernama Integrito yang terbit dua bulan sekali. Sampai saat ini, majalah yang memuat berita aktifitas KPK itu sudah dicetak 3.000 eksemplar.

Sementara itu, dalam memperingati hari jadinya ke-6, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak merayakan secara meriah. Hari jadi yang jatuh tepat tanggal 29 Desember, tahun ini dirayakan dengan sederhana mengundang sejumlah tokoh nasional.

Tokoh yang datang di antaranya Syafii Maarif (Ketua PP Muhammadiyah), Frans Magnis Suseno (rohaniawan), dan  Firmansyah (Dekan FE UI). Mantan Perlaksana Tugas pimpinan KPK, Waluyo, juga datang.  Kehadiran mereka memberikan masukan mengenai kinerja KPK juga apa yang seharusnya dilakukan ke depan.

Dari sejumlah tokoh yang hadir itu, Syafii Maarif mengatakan yang kurang dari KPK adalah jumlah personelnya. Padahal, harapan masyarakat dalam penegakan hukum khususnya yang terkait kasus korupsi hanya pada KPK. Sebab integritas penegak hukum lainnya masih diragukan.

"Kurang jumlah personelnya. Walaupun usia sudah 6 tahun," kata Syafii usai acara di gedung KPK, Selasa (29/12).

Kendati begitu, Syafii mengatakan prestasi KPK sudah cukup baik, karena memberikan efek jera pada koruptor,  walaupun pengembalian aset negara belum seberapa.

Sumber :
Persda Network