Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:33 WIB
Januari, Kalla Beri Keterangan di Pansus Century
Inggried Dwi Wedhaswary | acandra | Senin, 28 Desember 2009 | 16:53 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kerja Pansus Angket Bank Century akan memasuki masa-masa krusial pada bulan Januari 2010. Anggota pansus asal Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengatakan bahwa mulai 5 Januari, pihaknya sudah mengagendakan pemanggilan sejumlah nama untuk memberikan keterangan seputar bail out Bank Century. Di antara nama-nama yang dijadwalkan, salah satunya adalah mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. 

"Kita akan panggil mantan Ketua KSSK Srimulyani, Raden Pardede, Marsilam Simanjuntak, Susno Duadji, dan mantan Wapres, Jusuf Kalla. Waktunya diagendakan mulai tanggal 5-15 Januari," kata Bambang.

Kalla, saat masih menjabat Wapres, sempat mengeluarkan pernyataan adanya tindakan kriminal pembobolan Bank Century yang akhirnya menyeret pemilik bank, Robert Tantular, ke meja hijau.

Mantan Gubernur BI yang kini menjabat Wakil Presiden, Boediono, juga dijadwalkan kembali memberikan keterangan. Awal pekan lalu, Boediono sudah menyampaikan kesaksiannya. Namun, oleh sejumlah anggota pansus, keterangan Boediono dinilai kurang memuaskan. Bambang mengatakan, pemanggilan kembali Boediono untuk menggali peranan dalam proses pengambilan keputusan bail out.

Tema pemeriksaan di awal tahun 2010 itu akan masuk ke jantung persoalan, yakni mengenai proses bail out yang dalam temuan audit investigasi BPK disimpulkan bahwa ada dugaan rekayasa dan penyalahgunaan wewenang sehingga hal itu berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Selain itu, Bambang menjelaskan bahwa pansus juga akan fokus pada aliran dana. "Pansus akan mengikuti dana tersebut mulai dikucurkan LPS, Bank Century, hingga pihak-pihak yang mencairkannya, baik secara tunai, transfer/RTGS, hingga surat berharga," kata Bambang. 

Advertorial
»