Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 08:11 WIB
Presiden Siap Bertemu Tim 9
Wahyu Satriani Ari Wulan | made | Sabtu, 26 Desember 2009 | 16:05 WIB
|
Share:

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siap bertemu dengan anggota DPR inisiator Hak Angket Kasus Bank Century. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden bersedia bertemu dengan inisiator yang kerap disebut Tim 9 itu.

"Tentu. Kalau sifatnya hanya silaturahmi atau untuk melaporkan kepada Presiden, tentu beliau senantiasa bersedia. Tinggal mengatur waktunya," ujarnya, di kediaman Presiden, Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (26/12/2009).

Sebelumnya, Tim 9 berencana menemui Presiden beberapa waktu lalu. Namun, pertemuan tersebut akhirnya batal. Julian sendiri mengaku tidak tahu alasan pembatalan tersebut.

Julian mengatakan hingga kini Presiden SBY tetap mencermati dengan seksama perkembangan Pansus Hak Angket Bank Century dalam menggodok kasus bank yang dulunya milik Robert Tantular ini.

Menurutnya, Presiden juga menyayangkan adanya pernyataan anggota pansus yang menyebut bahwa Presiden diindikasikan terlibat kasus ini karena keikutsertaan Marsillam Simanjuntak yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Reformasi (UP3R) dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Menurut Julian, Presiden SBY tidak tahu menahu atas kehadiran Marsillam dalam rapat tersebut.

"Pada kenyataannya Presiden tidak tahu menahu dan kehadiran pak Marsillam di sana bukan sebagai perintah Presiden atau mendapatkan mandat atau instruksi dari Presiden," tandasnya.