Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:32 WIB
Presiden Tak Instruksikan Marsilam Ikut Rapat KSSK
Wahyu Satriani Ari Wulan | acandra | Sabtu, 26 Desember 2009 | 15:11 WIB
|
Share:

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah telah menginstruksikan Marsilam Simanjutak yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Reformasi (UP3R) untuk ikut dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Diketahui, rapat ini membahas soal penyelamatan Bank Century (kini Bank Mutiara). 

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan kehadiran Marsilam dalam rapat itu karena kapasitasnya sebagai Penasehat Menteri Keuangan. 

"Tidak (diinstruksikan), sama sekali tidak. Itu tidak ada hubungannya baik instruksi maupun perintah Presiden. Semata-mata karena kapasitas Marsilam sebagai penasihat Menkeu," ujarnya, di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (26/12/2009). 

Julian mengakui, Marsilam memang hadir dalam rapat yang membahas soal penyelamatan bank bermasalah yang menyedot uang negara sebesar Rp 6,7 triliun ini. Namun, kehadiran Marsilam tersebut tidak mewakili Presiden. 

"Dia memang sebagai Ketua UKP3R. Tetapi konteks dalam kasus Bank Century saat pengambilan keputusan dana bailout, (Marsilam) tidak mewakili Presiden sama sekali," tandasnya.

Advertorial
»