JEDDAH, KOMPAS.com — Dengan terbangnya tujuh kelompok terbang atau kloter yang mengangkut jemaah haji dari bandara embarkasi King Abdul Aziz Jeddah atau KAA Jeddah dan sembilan kloter dari Bandara Amir Muhammad Abdul Aziz Madinah atau AMAA Madinah, pada Jumat (25/12/2009), tinggal 35.313 anggota jemaah haji Indonesia yang masih berada di Tanah Suci.
Dari Jeddah dilaporkan bahwa sembilan kloter jemaah haji berjumlah 4.065 anggota jemaah diterbangkan dari bandara embarkasi AMAA Madinah, masing-masing kloter 71, 73, 74, dan 75 Surabaya dengan jumlah l.805 penumpang, serta kloter 35, 36, 37, 66, dan 68 tujuan Jakarta dengan jumlah 2.260 penumpang.
Dari terminal haji bandara embarkasi KAA Jeddah, tujuh kloter dengan 2.150 jemaah haji diterbangkan, masing-masing kloter 70, 71, dan 72 Solo dengan 1.140 anggota jemaah, kloter 19 Palembang (325), kloter 20 Padang (325), dan kloter 32 Ujung Pandang (360 anggota jemaah).
Pemulangan jemaah haji dari bandara KAA Jeddah semakin lancar karena sudah tidak ada lagi penumpukan penumpang di pintu-pintu masuk bandara menuju ruang pengecekan kelengkapan tiket dan paspor serta penimbangan barang penumpang karena sebagian besar jemaah haji dari berbagai penjuru dunia sudah kembali ke tanah air masing-masing.
Hanya masih tampak sejumlah anggota jemaah yang tidak mengindahkan peringatan dari pimpinan rombongan atau petugas PPIH agar tidak membawa barang berlebihan khususnya menenteng air zamzam dalam jeriken. Mereka terpaksa gigit jari karena otoritas penerbangan setempat tidak mengizinkan anggota jemaah haji membawa benda cair termasuk air zamzam.
Setiap anggota jemaah haji Indonesia akan memperoleh zamzam di bandara debarkasi di Tanah Air dalam kemasan lima liter untuk setiap anggota jemaah. Jemaah yang masih berada di Tanah Suci akan diberangkatkan secara bergelombang dalam 34 kloter lagi (15.867 anggota jemaah) dari terminal haji bandara embarkasi KAA Jeddah dan 43 kloter (l9.446 anggota jemah) dari terminal haji Bandara AMAA sampai 31 Desember 2009.
Dengan tersisa 35.313 anggota jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci, berarti lebih dari dua pertiga total jemaah haji, 192.000 haji reguler (program Biaya Perjalanan Ibadah Haji, dulu ONH) sudah kembali ke Tanah Air.
Pada musim haji 1430 H terdapat sekitar 192.000 anggota jemaah haji reguler, sekitar 17.000 haji non-reguler (non-BPIH, atau dulu ONH Plus) dan seribuan jemaah haji yang diberangkatkan dengan fasilitas calling visa (undangan dari Pemerintah Arab Saudi) yang diurus biro-biro jasa swasta tanpa koordinasi dengan Departemen Agama.
Sementara itu, pada Jumat di terminal internasional Bandara KAA Jeddah sekitar 200 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekkah juga diberangkatkan. Sejumlah petugas PPIH Daker Mekkah lagi akan diberangkatkan ke Tanah Air pada Sabtu ini. Sementara itu, sekitar 400 petugas PPIH Daker Jeddah dan Madinah akan diterbangkan ke Tanah Air pada 2 Januari 2010.

