LONDON, KOMPAS.com - Ratu Inggris, Elizabeth II, memberikan perhormatannya kepada tentara Inggris yang berjuang di Afganistan. Penghormatannya ini diutarakan ketika dirinya menyampaikan pesan Natal yang disiarkan Jumat (25/12) waktu setempat.
Namun, Ratu juga menyatakan kesedihannya terhadap tentara Inggris yang tewas. Seperti diwartakan, 106 tentara Inggris tewas dalam pertempuran di Afganistan tahun ini. Tahun 2009 sendiri merupakan tahun terburuk bagi militer Inggris di Afganistan.
"Saya yakin kita terpengaruh oleh apa yang terjadi di Afganistan dan sedih akan penderitaan yang dialami tentara kita yang bertugas di sana," ujar Ratu di Istana Buckingham.
Ratu juga menyatakan simpatinya kepada keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, penghargaan patut diberikan kepada para tentara beserta keluarganya. "Kami bangga dengan kontribusi positif yang dilakukan mereka, dalam bekerja sama dengan sekutu kita," ujarnya.
Sejak invasi di Afganistan pada tahun 2001, lebih dari 240 tentara Inggris terbunuh. Perdana Menteri Gordon Brown bersikeras bahwa perang ini penting bagi keamanan nasional Inggris. Gordon juga berjanji akan menambahkan 10.000 tentara.
Dalam pidatonya, Ratu juga menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak lanjutan krisis ekonomi. "Tahun 2009 adalah tahun sulit bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang menghadapi dampak lanjutan dari krisis ekonomi," tambahnya.
Jumat, Ratu dan juga anggota kerajaan lainnya menghadiri misa Natal di Norfolk. Turut mendampingi Ratu adalah Pangeran Charles, Pangeran William dan Harry. Ratusan orang diperkirakan akan memadati daerah tersebut. Mereka berbondong-bondong hendak melihat anggota kerajaan. (AP)

