Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 00:01 WIB
Aulia Pohan Paling Bertanggung Jawab dalam Akuisisi dan Merger Bank Century
Hindra Liauw | mbonk | Senin, 21 Desember 2009 | 15:07 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdulah mengatakan, mantan Deputi Bank Indonesia Bidang Pengawasan Aulia Pohan sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap proses akuisisi dan merger Bank Century. Bank Century merupakan gabungan dari Bank CIC, Pikko, dan Danpac.

Hal ini disampaikan Burhanuddin menjawab pertanyaan Pansus Angket Bank Century, Senin (21/12/2009) di DPR, Jakarta. Menurutnya, saat itu, pihak yang mengurusi masalah akuisisi dan merger adalah Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan yang dipimpin Siti Fajriah, serta Direktorat Pengawasan BI yang dipimpin Sabar Anton Parihoran. Kedua direktorat ini berada dibawah koordinasi Aulia, yang tidak lain besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Jika dilihat dari dokumen (merger), saya kira kedua direktorat ini yang memiliki peran cukup banyak," tuturnya.

Seperti diwartakan, proses akuisisi dan merger tersebut telah digodok ketika bank sentral tersebut dipimpin oleh Syahril Sabirin. Namun, proses "perkawinan" ketiga bank tersebut baru terjadi ketika Burhanuddin menjabat pucuk pimpinan di bank sentral pada 2004.