JAKARTA, KOMPAS.com — Menyikapi perkembangan mutakhir berkait dengan kegiatan Panitia Khusus Angket Pengusutan Bank Century, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta semua pihak untuk mengutamakan tujuan awal menuntaskan kasus Century.
"Kita harus terus mendukung agar Pansus bekerja dengan sebaik-baiknya sehingga tujuan sesungguhnya bisa tercapai. Meski demikian, PKB perlu mengingatkan bahwa Pansus ini harus kembali berjalan on the right track dan tidak melayani kepentingan politik sesaat." Demikian pernyataan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding yang diterima Kompas.com, Sabtu (19/12/2009).
Menurut Karding, Pansus Angket Century dibentuk bukan saja untuk memberikan payung politik atas penyelesaian kasus ini, tetapi sekaligus mewakili berbagai pertanyaan, gugatan, dan tuntutan keadilan masyarakat. Akan tetapi, pihaknya juga menangkap adanya kepentingan politik yang lebih besar dibandingkan upaya untuk menuntaskan kasus itu sendiri.
Karena itu, PKB menyatakan mendukung sepenuhnya penyelesaian kasus Century Gate ini sampai benar-benar tuntas, baik proses politik melalui Pansus, maupun proses hukum yang dilakukan oleh lembaga penyidikan dan pengadilan.
PKB juga mengimbau agar semua pihak menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan tidak bertindak memprovokasi situasi politik menjadi lebih panas.
Selain itu, PKB juga mengimbau semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah karena, baik Wapres Boediono maupun Menkeu Sri Mulyani belum pernah menjalani pemeriksaan, baik hukum maupun politik. Tugas Pansus pun kurang lebih sebagai pemberi rekomendasi kepada Rapat Paripurna DPR yang akan mengambil keputusan politik akhir.
Terakhir, PKB sebagai partai mitra koalisi turut menjamin bahwa tugas Boediono dan Sri Mulyani sebagai Wakil Presiden dan Menteri Keuangan tidak akan terganggu di tengah-tengah pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Pansus sehingga tidak perlu menonaktifkan diri.
