Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 22:03 WIB
Boediono Tak Perlu Menonaktifkan Diri
Suhartono | jimbon | Jumat, 18 Desember 2009 | 14:58 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara dan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Media Massa Yopie Hidayat, Jumat (18/12/2009) siang, menyatakan, Wapres Boediono tidak perlu menonaktifkan diri.

"Kami menghormati imbauan Pansus Hak Angket Bank Century DPR. Akan tetapi, sejauh ini Pak Boediono sama sekali tidak terganggu tugas-tugasnya sebagai Wapres RI. Buktinya, tiap hari ada empat sampai lima agenda yang harus dijalankan Wapres setiap harinya dari pagi sampai malam. Justru Pak Boediono sangat sibuk sekali," kata Yopie saat ditanya Kompas.

Menurut Yopie, tidak ada niat Wapres untuk menonaktifkan diri karena akan didengar kesaksiannya terkait Bank Century. "Pansus itu kan proses politik dan bukan terkait pemeriksaan kasus hukum. Jadi, Pak Boediono tidak perlu menonaktifkan diri," lanjut Yopie.

Sebelumnya, Pansus Hak Angket DPR mengimbau agar pihak-pihak yang terkait dan menjadi saksi dalam kasus Bank Century sebaiknya menonaktifkan diri dari jabatannya. Tujuannya, selain untuk mengoptimalisasi tugas-tugas, Pansus Hak Angket melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data, menjunjung tinggi moralitas, keteladanan, dan akuntabilitas penyelenggaraan negara, serta menyikapi sikap batin rasa keadilan masyarakat dan sepanjang penyelenggara yang terkait Bank Century terganggu tugas-tugasnya.

Wapres Boediono sendiri kini diketahui berada di Istana Cipanas, Bogor, Jawa Barat, bersama keluarganya tengah menikmati hari libur 1 Muharam. Boediono berada di Istana Bogor sejak Kamis (17/12/2009) malam sekitar pukul 19.30 WIB.