Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 17:17 WIB
Pansus Cukup Puas Sikapi Imbauan Nonaktif
Leo Sunu | tof | Jumat, 18 Desember 2009 | 01:07 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Usai rapat konsultasi tertutup, Selasa (15/12/2009), Pansus Hak Angket Century DPR akhirnya mengumumkan akan memanggil Wapres Boediono dalam rapat pemeriksaan Pansus Selasa (22/12) mendatang.

TERKAIT:

JAKARTA,KOMPAS.com - Pansus Hak Angket merasa cukup puas dengan kesepakatan sikap mengenai status para calon terperiksa Pansus terkait kasus Bank Century. Pansus dalam pernyataan sikap resminya mengimbau kepada pihak-pihak yang diduga terlibat dan akan diperiksa untuk menonaktifkan diri selama pemeriksaan.

 

Anggota Pansus dari Fraksi PPP Romahurmuzy mengatakan imbauan penonaktifan tersebut cukup memenuhi harapan Pansus keseluruhan. Terutama kesepakatan tersebut diperoleh setelah melalui poses perdebatan dan lobi politik yang cukup alot.

 

"Ya kami sebagai panitia angket, ini cukup memenuhi harapan. Mengenai imbauannya itu sifatnya proaktif, tergantung keaktifan penyelenggara negara itu sendiri," ujarnya usai rapat internal Pansus Hak Angket, Kamis ( 17/12 ), di kompleks DPR.

 

Hal serupa dikemukakan inisiator Hak Angket Maruarar Sirait. Politisi PDIP ini mengatakan pembentukan pernyataan sikap tersebut dilakukan secara profesional. Ia juga mengingatkan agar pihak-pihak sebagaimana diminta Pansus untuk nonaktif agar melaksanakan imbauan tersebut. "Kalau tidak diindahkan, kita bisa tingkatkan imbauan menjadi meminta," tegasnya.

 

Sementara Anas Urbaningrum dar Fraksi Demokrat menegaskan, pernyataan sikap Pansus tersebut akan sangat tergantung dari sikap pihak calon terperiksa itu sendiri. "Kalau mereka mampu menjalankan tugas dengan baik ya tidak usah nonaktif," tandasnya.