Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 07:16 WIB
FOTO: Ritual Satu Suro
M Suprihadi | msh | Kamis, 17 Desember 2009 | 23:00 WIB
|
Share:
SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT
Ribuan umat muslim Kota Palembang memadati badan jalan Jend Sudirman, menyambut Tahun Baru Islam 1431 H, Kamis (17/12/2009). Arak-arakan yang mencapai 1,5 km ini dimulai di halaman Gedung Olahraga Jl POM IX dan berakhir di halaman Monpera.
Foto:

TERKAIT:

KOMPAS.com- Malam tahun baru 1 Muharam 1431 H, Kamis (17/12/2009), ini diperingati secara meriah di sejumlah daerah di Indonesia. Tidak hanya di Solo dan Yogya yang dikenal punya tradisi Suroan, perayaan juga dilakukan di Palembang dan bahkan Jakarta.

Di Solo, ratusan warga berebut air jamasan (air untuk membersihkan pusaka keraton) dalam upacara adat menyambut malam 1 Suro, di Pura Mangkunegaran, Solo, Kamis (17/12) malam.

Dalam upacara adat itu, ada dua kali kesempatan memperebutkan air jamasan pusaka. Di lokasi upacara ratusan warga berebut air jamasan sebelum kirab pusaka diberangkatkan dari Pura Mangkunegaran.

Kirab juga biasa dilakukan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, di mana kebo bule biasa diarak.

Di Palembang, Sumatera Selatan, perayaan tahun baru Islam digelar dengan arak-arakan yang diikuti ribuan warga. Acara dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman dengan panjang arak-arakan sampai 1,5 km. Para peserta arak-arakan berebut uang Rp 2.000 yang diselipkan di lipatan bendera.

Di Jakarta, perayaan malam tahun baru Islam dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah. Berbagai acara digelar, dari jamasan pusaka sampai kirab yang juga diikuti dua kerbau berwarna putih.