Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 22:01 WIB
PPATK "Gerah" Dituduh Merekayasa Data
Caroline Damanik | made | Kamis, 17 Desember 2009 | 16:20 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Jawaban Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Hussein agak mengesalkan sejumlah anggota Pansus Hak Angket Pengusutan Kasus Bank Century DPR RI dalam forum di Gedung DPR RI, Kamis (17/12/2009).

Pasalnya, jawaban Yunus didominasi kata-kata 'ragu', 'takut salah', 'belum tahu' dan 'akan mengonfirmasi dulu' atas pertanyaan-pertanyaan penting tidak memuaskan anggota Pansus hingga akhirnya mengundang reaksi keras dari Anggota Pansus Marwan Djafar dari Fraksi PKB.

"PPATK bisa dicurigai turut merekayasa data. Pencucian uang seolah-olah ditiadakan dengan menggantinya dengan kesalahan administratif," kata Marwan.

Yunus lalu membantah tuduhan Marwan. Menurutnya, PPATK tidak melakukan rekayasa sama sekali terhadap data transaksi keuangan terkait Bank Century. Yunus juga sempat menyebut Marwan dengan identitas fraksi dan kemudian memintanya mencabut tuduhannya.

"Kami tidak merekayasa data dan menutup-nutupi. Kami membantu. Kalau dibilang menyembunyikan, itu tidak benar," tegas Yunus.

Menurut Yunus, jawaban-jawabannya merupakan antisipasi terhadap kesalahan penyebutan data yang bisa berimplikasi panjang. Oleh karena itu, sebelum menjawab PPATK harus mengklarifikasi terlebih dulu dengan data.