Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 06:38 WIB
Ungkap Rekaman, Bambang Soesatyo Mengaku Ditegur Ical
Caroline Damanik | hertanto | Selasa, 15 Desember 2009 | 11:26 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Pansus Hak Angket Century menggelar pleno kedua di Gedung DPR RI, Senin (14/12/2009).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus Hak Angket Pengusutan Kasus Bank Century DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengaku ditegur oleh para pimpinan partai berlambang pohon beringin itu.

Bambang ditegur karena menguak transkrip rekaman rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang mempermasalahkan keberadaan mantan komisaris Bank Century Robert Tantular di dalam rapat. Jadi, Bambang membantah kalau isu ini sengaja dilempar Golkar untuk pengalihan isu.

"Enggak ada kaitannya (dengan pengalihan isu). Saya malah ditegur oleh Ketum kami dan saya bilang ini adalah hasil kerja kami," tuturnya di Gedung DPR RI, Selasa (15/12/2009).

Selain oleh Aburizal Bakrie, teguran juga diperolehnya dari Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto. Bambang mengatakan, tak ada alasan untuk mendiktenya karena didapatnya transkrip rekaman itu sebagai hasil kerjanya sebagai salah satu inisiator Pansus melalui Tim Sembilan.

"Saya tak mau didikte. Kalau didikte, saya siap keluar," ujarnya. "Saya tanpa diminta pun apabila saya mulai diarahkan atau arah Pansus mulai dibelokkan, saya akan mundur dengan sukarela. Tapi, sampai sekarang belum ada arah itu," tambahnya.