BUKHAREST,KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi Romania akhirnya memenangkan Traian Basescu dalam sengketa hasil pemilu presiden yang diajukan rivalnya, Mircea Geoana. Pengadilan memutuskan bahwa Basescu telah memenangkan kasus itu dan dapat menjabat untik kedua kalinya sebagai presiden setelah sebelumnya kelompok oposisi mengklaimnya telah melakukan kecurangan.
Pengadilan mengatakan bahwa Basescu telah memenangkan suara terbanyak dalam pemungutan suara 6 Desember lalu. Otoritas pemilihan telah selesai memeriksa kembali beberapa 138,000 surat suara hari Senin, dan memutuskan bahwa hasil pemilu itu tidak berubah.
Seperti diketahui Basescu memenangkan 50,33 persen suara dan mengalahkan Mircea Geoana, yang maraih 49,67 persen. Geoana mengakui kekalahan dan berharap keberuntungan B?sescu dengan lima tahun mandatnya yang baru. Namun, ia tetap bersikeras bahwa pengadilan telah mengabaikan adanya bukti kecurangan yang sangat jelas.
Geoana yang berasal dari kekelompok Sosial Demokrat mengajukan gugatan ke pengadilan minggu lalu dengan dugaan adanya penipuan di kubu Basescu. Mereka mengklaim memiliki bukti dari jual beli suara dan surat suara yang sudah diisi. Karena itu mereka minta pemilu diulang.
"Perjuangan untuk presiden berakhir di sini, tetapi perjuangan untuk menemukan kebenaran dalam pemilu ini terus berlanjut, "kata Geoana.
Keputusan hari Senin kemarin diharapkan membawa Romania yang lama tak memiliki pemerintahan menjadi lebih stabil.
