Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 06:37 WIB
Barak Minta Sri Mulyani-Boediono Dicopot
Ade Mayasanto | made | Senin, 14 Desember 2009 | 21:40 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Aksi menuntut mundur Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani di depan Istana Wakil Presiden, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/09). Mereka mendesak kedua tokoh tersebut mundur dari jabatan karena diduga terlibat skandal Bank Century.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Bantahan Menteri Keuangan Sri Mulyani tak terlibat komunikasi dengan pemegang saham Bank Century, Robert Tantular, tidak lantas menyurutkan aksi ratusan masyarakat Indonesia di Jakarta. Mengatasnamakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak), dan Gerakan Revolusi Putih, sekitar 400 pendemo masih meneriaki Sri Mulyani untuk segera dicopot dari kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Pencopotan juga ditujukan kepada mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono.

"Kami mendesak Presiden untuk memecat Boediono dan Sri Mulyani karena terlibat skandal Bank Century," kata Koordinator Aksi Barak, Isa Brata Kusuma, di depan pintu masuk Istana Wapres, Jakarta, Senin (14/12/2009).

Tidak kalah garang, tudingan senada disampaikan para pendemo yang membawa atribut aksi bergambar Sri Mulyani dan Boediono. "Tangkap, adili Boediono dan Sri Mulyani," ujar salah seorang pendemo saat berorasi.

Orasi ini disambut dengan gegap gempita oleh peserta demo.

Aksi tersebut berlangsung hanya 45 menit. Massa membubarkan diri setelah puas meneriaki Boediono dan Sri Mulyani.

Sumber :
Persda Network