Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 06:33 WIB
Ssst, Ada Rekaman Pembicaraan Sri Mulyani dengan Direktur Century...
Caroline Damanik | Glo | Jumat, 11 Desember 2009 | 12:28 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Aksi menuntut mundur Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani di depan Istana Wakil Presiden, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/09). Mereka mendesak kedua tokoh tersebut mundur dari jabatan karena diduga terlibat skandal Bank Century.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pansus Angket Bank Century DPR memperoleh rekaman pembicaraan antara Menkeu Sri Mulyani dan Direktur Bank Century Robert Tantular.

Rekaman resmi, bukan penyadapan, itu adalah rekaman rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada 21 November 2008. Anggota Pansus Angket Century, Bambang Susatyo, merahasiakan dari mana rekaman itu didapatnya.

Namun, Bambang memastikan bahwa rekaman itu dapat menunjukkan kedekatan antara Sri Mulyani dan Robert Tantular. "Ada patut diduga dia (Robert) yang turut memengaruhi alasan penetapan sistemik bagi Bank Century," ujarnya seusai rapat konsultasi Pansus dengan perwakilan fraksi, Jumat (11/12/2009).

Bambang mengatakan, Robert hadir dalam rapat KSSK itu. Menurut Bambang, Robert memang menunggui rapat itu dari awal hingga berakhir saat subuh menjelang. "Kira-kira demikian intinya. Sri Mulyani mengatakan, "Pak Robert, ini kami bakal adakan rapat tertutup untuk menentukan bailout." Terus Robert jawab, "Iya Bu, silakan kalau tertutup, tapi kesimpulannya kita pakai saja bahwa keadaan ekonomi sedang krisis," bebernya.

Selain Sri Mulyani dan Robert Tantular, Bambang mengatakan terdapat pula suara Deputi Gubernur Senior BI Miranda Gultom dalam rekaman rapat itu. "Nanti kami perdengarkan dalam rapat Pansus. Silakan kalian dengar sendiri," tandasnya.