Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:17 WIB
Polisi Berhentikan Kasus Ibunda Jared vs RS Omni?
Caroline Damanik | wah | Selasa, 8 Desember 2009 | 19:28 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ibunda Jared Christophel, Juliana Sharmadi, mempertanyakan Surat Pemberitahuan Kedua (SP2) dari kepolisian yang memberitahukan bahwa penyidikan kasus atas pengaduannya terhadap RS Omni Internasional Alam Sutera Serpong akan ditutup. Juliana merasa aneh karena polisi beralasan kasus ini tak cukup bukti untuk dilanjutkan penyidikannya.

"Isinya singkat, kasus ini mau dihentikan penyidikannya karena kekurangan bukti. Padahal, kita sudah jelas-jelas korbannya ada. Dan juga sudah ada statement medis yang menyatakan bahwa kebutaan Jared ini bukan karena prematuritasnya, tapi karena kesalahan penanganannya selama di inkubator," tuturnya kepada wartawan Kompas.com, Sonora, dan Persda di Sun City Ballroom, Selasa (8/12/09).

Juliana mengatakan, pernyataan medis dari International Children Hospital West-Mid Sidney itu sangat jelas untuk menunjukkan bahwa kebutaan permanen yang akhirnya dialami oleh salah satu putra kembarnya yang lahir prematur itu akibat kelalaian penanganan dari dokter.

"Sampai saya minta pun, dokter ini tidak mengadakan padahal ini harusnya jadi standar prosedur wajib untuk memeriksa mata anak saya. Kalaupun pada hari itu, dokter Ferdi memeriksa mata anak saya, mungkin mata anak saya tidak sampai stadium empat," lanjutnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, tak masuk akal jika polisi berniat tidak melanjutkan penyidikan. Menanggapi respons polisi, Juliana melalui tim kuasa hukumnya di bawah pimpinan OC Kaligis telah melayangkan surat permohonan untuk tidak mengeluarkan Surat Pemberhentian Penyidikan Perkara (SP3) kepada Kapolri dengan tembusan kepada Kabareskrim dua minggu lalu.

Selain itu, pihaknya juga mengirimkan permintaan agar polisi menyediakan dua penyidik untuk mendalami pernyataan medis yang dikeluarkan rumah sakit di Sydney, tetapi belum direspons oleh polisi, ungkapnya. Saat ini, Juliana akan terus maju berjuang untuk keadilan bagi Jared.