PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Sekitar dua satuan setingkat kompi atau 200 personel kepolisian di Kota Palangkaraya siap diterjunkan untuk mengamankan aksi peringatan hari antikorupsi se-dunia Rabu.
"Pengamanan kegiatan itu telah kami persiapkan sebagai langkah antisipasi," kata Kepala Satuan Samapta Polres Palangkaraya Ajun Komisaris Polisi I Wayan Korna, Selasa (8/12/09) di Palangkaraya.
Ratusan personel polisi itu disiagakan dalam rangka hari antikorupsi se-dunia yang rencananya akan diwarnai sejumlah aksi unjuk rasa oleh sejumlah elemen mahasiswa dari beberapa universitas yang ada di Palangkaraya.
Sementara itu, menurut Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Ajun Komisaris Besar Polisi Terr Pratiknyo, pengamanan serupa juga telah dipersiapkan di masing-masing kepolisian resor di 14 kabupaten/kota setempat.
"Laporan sementara memang baru Polres Palangkaraya yang akan menurunkan sekitar 200 personel untuk mengamankan unjuk rasa besok. Tapi semua daerah sudah mempersiapkan pengamanan serupa," katanya.
Aksi unjuk rasa besok sudah mendapat izin dari pihak kepolisian karena para mahasiswa sudah mengajukan surat pemberitahuan beberapa hari yang lalu kepada pihak polres di lokasi kegiatan.
Khusus unjuk rasa di Kota Palangkaraya, hal itu direncanakan akan mengambil rute dari kampus Universitas Palangkaraya menuju Bundaran Besar yang berjarak sekitar dua kilometer.
Di Bundaran Besar, para mahasiswa berencana melakukan aksi orasi terkait tema peringatan hari antikorupsi se-dunia.
Hari antikorupsi di Palangkaraya juga diperingati dengan upacara yang dihadiri Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Jasman Panjaitan, dan unsur muspida setempat.
"Besok akan menjadi inspektur upacara pada hari anti-korupsi dunia, dan saya ingin semua pihak punya komitmen yang sama dalam masalah penegakan korupsi," kata Teras.
Komitmen Kalteng melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi juga menjadi dukungan daerah untuk program 100 hari pertama dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. "Saya harap suasana daerah tetap kondusif dalam peringatan itu," kata Teras.
