Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:54 WIB
Mendiknas: Aksi 9 Desember Jangan Anarkis
Wahyu Satriani Ari Wulan | Glo | Selasa, 8 Desember 2009 | 10:37 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional M Nuh menyatakan dukungannya terhadap aksi gerakan sosial antikorupsi yang bakal digelar pada Rabu (9/12). Namun, dia mengimbau agar aksi tersebut tidak dibarengi tindakan anarkis karena akan merugikan masyarakat.

"Jangan sampai memperingati anti-korupsi dengan anarkis. Karena itu, besok jangan sampai yang anarkis," ujarnya di sela-sela Forum Penelitian Kebijakan Australia-Indonesia, Selasa (8/12) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dia mengaku, pihaknya tidak mengeluarkan larangan secara khusus bagi para siswa ataupun mahasiswa yang ingin ikut dalam aksi gerakan sosial tersebut.

Menurutnya, Depdiknas juga akan mendukung upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pendidikan. Dia mencontohkan, upaya ini dapat dilakukan dengan mencegah setiap tindakan ketidakjujuran, seperti siswa yang mencontek.

"Depdiknas akan mendukung. Misalnya seperti mencegah mencontek atau tindakan yang bisa mengantarkan ke ketidakjujuran. Korupsi itu kan tindakan yang tidak jujur. Jadi kami mencegahnya," tuturnya.

Nuh meyakini, aksi besok bakal berjalan aman dan damai. Ini terlihat dari kondisi Jakarta saat ini yang terlihat masih kondusif.