Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 12:48 WIB
Chandra: Gaji Jaksa dan Polisi Masih Kurang
Nisa | wah | Senin, 7 Desember 2009 | 21:05 WIB
|
Share:

KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Wakil Ketua (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra M Hamzah ikut datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan saat Polri melimpahkan berkas serta barang bukti kasus Chandra ke Kejari Jakarta Selatan, Kamis (26/11).

DEPOK, KOMPAS.com — Pimpinan KPK (nonaktif) Chandra M Hamzah mengatakan, dalam pemberantasan mafia hukum secara keseluruhan salah satu hal yang harus dilakukan adalah menaikkan gaji penegak hukum yaitu jaksa dan polisi. Menurutnya, gaji jaksa dan polisi sebagai aparat penegak hukum saat ini masih kurang.

"Kalau mau memberantas peradilan, gaji jaksa dan hakim dinaikkan. Mustahil ngelarang orang korupsi kalau gajinya tidak dinaikkan," jelas Chandra dalam diskusi "Pemberantasan Mafia Hukum" di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Senin (7/12) di Depok.

Kenaikan gaji penegak hukum, menurutnya, juga dapat dilakukan berdasarkan kinerja. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk penghargaan agar kinerja aparat terus meningkat. Meski demikian, Chandra mengatakan, reformasi birokrasi tidak hanya menaikkan gaji. Namun, juga diperlukan perbaikan secara menyeluruh yang sejalan dengan peningkatan kinerja.

"Orang tidak hanya butuh uang, tetapi juga butuh penghargaan terhadap prestasinya," kata dia. Chandra menambahkan, hal lain yang harus diperhatikan selain peningkatan kinerja adalah masalah perbaikan kualitas sumber daya manusia saat rekrutmen dan mutasi.