JAKARTA, KOMPAS.com — Respons SBY terhadap berita-berita soal Bank Century dinilai terlalu reaktif. Namun, Sekjen Demokrat Amir Syamsuddin menilai, respons SBY wajar di tengah gempuran opini yang menunjukkan seolah-olah bahwa Demokrat lah yang menjadi ujung kucuran dana Rp 6,7 triliun tersebut.
Jika bicara soal keadilan, Amir menghitung baru tiga kali respons dilempar oleh SBY. Padahal, opini melompat terus ke masyarakat setiap hari. "Kita lihat gencarnya TV mengangkat ini sehingga sudah menjadi kebenaran, apa yang dituduhkan. Jadi, katakanlah SBY hanya bereaksi kemarin dan dua kali sebelumnya. Saya mohon direspons dengan cara adil," tuturnya dalam pertemuan dengan media di Restoran Pulau Dua, Senin (7/12).
"Aksi-reaksi mungkin lebih sederhana, tapi sekarang apa yang dipublikasikan, masalah Century itu dinilai benar seperti itu. Masyarakat tidak peduli lagi apa hasil angket, tak dipercaya. Di berita, hampir semua yakin benar apa yang dituduhkan kepada Partai Demokrat," tuturnya.
Siapa pun kader Demokrat bisa diaudit
Amir juga mengatakan, Demokrat tetap terbuka terhadap audit bagi setiap kadernya jika diperlukan sesuai dengan UU. Begitu pula, jika ada data-data yang perlu diserahkan untuk memberi titik terang bagi benang kusut kasus ini.
"Penyerahan data dalam proses pidana atau klarifikasi untuk panitia angket, itu harus wajib. Namun, kalau ada yang menuduh, terus kami diwajibkan memberi data, saya minta keadilan juga," tuturnya.
