Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 07:59 WIB
Sekjend Baru Demokrat Bantah Ada Perpecahan
Caroline Damanik | mbonk | Senin, 7 Desember 2009 | 11:22 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekjend Partai Demokrat yang baru, Amir Syamsuddin, membantah keras adanya perpecahan di tubuh partai bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyusul mundurnya Marzuki Alie dari posisi Sekjend sebelumnya.

Amir mengakui, memang ada pihak-pihak yang mengembuskan kabar soal perpecahan ini, tapi ia menilai hal itu tak perlu dianggap serius. "Saya bantah dengan keras itu. Kalau kita lihat kemarin di Rakernas kan terlihat sekali kekompakan," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (7/12).

Pria yang aktif sebagai advokat ini menilai, kabar penggantian Sekjend justru didengarnya dari Marzuki sebulan yang lalu. Lagi pula, Amir memahami bahwa tugas-tugas sebagai Ketua DPR tak sedikit. Begitu pula tugas-tugas Sekjend untuk mengonsolidasikan partai yang harus diselesaikan dengan konsentrasi tinggi. Maka, sulit jika harus dipegang oleh satu orang saja. "Lagi pula yang penting di atas kan kompak," tandasnya.

Sementara itu, mantan Sekjend Demokrat Marzuki Alie mengatakan, motivasi mundurnya dirinya dari posisi tersebut murni karena kesibukannya sebagai Ketua DPR dan keinginan fokus dalam perbaikan lembaga legislatif. Marzuki juga membantah adanya perpecahan dalam tubuh Partai Demokrat.  "Sudah dengar kan kalau saya sibuk di DPR. Kayak enggak yakin saja, jangan suuzan," ujarnya.