JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Ali, Minggu (6/12) pada Rapat Pimpinan Nasional ke-3 Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, resmi mundur dari jabatannya. Marzuki akan digantikan oleh Amir Syamsuddin, pengacara sekaligus salah satu Ketua Partai Demokrat.
"Sertijabnya hari ini," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok, Minggu, kepada Kompas.com.
Marzuki saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI. Sebelumnya, beredar kabar bahwa penggantian tersebut disebabkan oleh sikap Marzuki yang kerap bermanuver dan melangkahi Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo. Hal ini misalnya tercermin dari keputusan Marzuki mengangkat Benny K Harman sebagai Ketua Komisi III yang membidangi hukum. Padahal, Benny adalah anggota baru di partai pemenang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009. Sebaliknya, beberapa anggota senior partai malah tidak kebagian posisi, seperti Jhonny Allen Marbun dan Sutan Bhatoegana.
Namun, Mubarok pun membantah kabar ini. "Ini kebijakan nasional yang sudah dicanangkan sejak lama, bahwa pimpinan yang menduduki jabatan publik diganti," ujarnya.
"Jabatan Ketua DPR itu sibuk luar biasa, sementara sekjen itu mesin partai. Jadi saat ini macet dan terbengkalai. Mau minta tanda tangan, yang bersangkutan sedang tugas di Amerika. Pak Amir juga bersedia menjadi sekjen sampai Kongres saja," tambah Mubarok.
Kongres Partai Demokrat akan digelar pada bulan April 2010 di Bali. Hal senada disampaikan Marzuki Alie. "Parlemen ini kan karier tertinggi saya di bidang politik. Dengan mengurus partai juga sebagai sekjen, saya jadi tidak fokus," ujarnya.
