Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 01:59 WIB
Idrus Tanggapi Ringan Keraguan pada Dirinya
Wisnu Dewabrata | tof | Sabtu, 5 Desember 2009 | 23:22 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century yang juga Sekretaris Jenderal DPP Partai Golongan Karya Idrus Marham, Sabtu (5/12), menanggapi ringan sejumlah keraguan, yang dilontarkan banyak kalangan terhadap dirinya dan pansus yang dipimpinnya.

Seperti diwartakan, Idrus terpilih dalam proses voting pemilihan Ketua Pansus, yang prosesnya berlangsung sampai delapan jam pada Jumat kemarin. Sejumlah keraguan yang muncul terutama terkait kemampuan, baik Pansus maupun Idrus, dalam mengungkap dugaan skandal yang terjadi dalam kasus Bank Century tersebut.

Sososk Idrus dianggap meragukan terutama karena dinila berlatar belakang memiliki kedekatan personal dengan sosok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Saya mengucapkan banyak terimakasih terhadap kritik dan keraguan yang ditujukan ke saya. Terima kasih banyak, semua itu justru akan saya jadikan sebagai pemicu agar benar-benar dan bersungguh-sungguh dalam memimpin Pansus Hak Angket tersebut nanti," ujar Idrus.

Idrus menjamin dalam menjalankan tugasnya, termasuk terkait pemanggilan-pemanggilan dan pengungkapan data terkait upaya penuntasan Kasus Bank Century tadi, dirinya akan selalu bersikap terbuka. Bahkan dalam rapat pleno pertamanya dia mengaku mengusulkan dibukanya boks aspirasi bagi masyarakat termasuk untuk mengkritik.

"Kalau nanti kami kerja jelek ya, silakan kami dikritik. Akan tetapi kalau kami kerja bagus, ya didukung lah. Jangan belum apa-apa sudah dihakimi macam-macam. Seperti itu yang merusak negeri ini. Kami juga tidak akan menutup-nutupi, malah membuka dan menyampaikan semua hasilnya ke masyarakat," ujar Idrus.

Lebih lanjut Idrus mengaku akan menjamin dirinya tidak akan main-main karena persoalan tersebut akan sangat menentukan nasib bangsa di masa mendatang, terutama terkait upaya pemberantasan korupsi.