JAKARTA, KOMPAS.com - Santernya pemberitaan Bank Century (kini Bank Mutiara) belum mempengaruhi kinerja perbankan Indonesia. Setidaknya itulah pengakuan bankir. Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sudaryanto Sudargo mengatakan kinerja perseroan tetap stabil kendati banyak pihak menyoroti Bank Indonesia (BI) yang dinilai luput dalam melakukan pengawasan terkait Century.
"Enggak ada pengaruhnya. Kecil sekali itu," ujarnya, seusai jumpa pers di sela-sela Investor Summit dan Capital Market Expo 2009 , di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis ( 3/12 ).
Di samping itu, imbuhnya, BRI memposisikan diri sebagai Bank Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga tidak terpengaruh kasus ini.
Dia menjelaskan, BRI memberikan porsi pemberian kredit UMKM paling sedikit sekitar 80 persen dari total pemberian kredit. Per September 2009 , perseroan telah menyalurkan kredit ke sektor ini sebesar Rp 157 ,92 triliun dengan komposisi pemberian kredit sekitar 82,15 persen atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sekitar 81,73 persen. "Sektor ini menjadi sektor pendorong pertumbuhan kinerja BRI," tandasnya.
BRI juga mencatatkan pertumbuhan perolehan laba setelah taksiran pajak sebesar 25,08 persen menjadi Rp 5,30 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 4,24 triliun.
