Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 17:42 WIB
Deplu: "Balibo" Dapat Buka Luka Lama
Hindra Liu | made | Rabu, 2 Desember 2009 | 17:50 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Departemen Luar Negeri RI Teuku Faizasyah kepada Kompas.com, Rabu (2/12) sore, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah memberikan pernyataan bahwa film Balibo dapat membuka konflik Indonesia-Australia.

Faizasyah mengatakan, pemutaran film Balibo dapat membuka luka lama. "Kalau kita mengungkit-ungkit kasus lama, ini akan kontraproduktif terhadap hubungan bilateral yang sedang kita bangun dan sudah sangat baik," ujar Faizasyah kepada para wartawan sebelum mengikuti rapat kerja antara Komisi I DPR dan Deplu di Gedung DPR.

Menurut Faizasyah, Deplu menghormati keputusan Lembaga Sensor Film yang melarang pemutaran film Balibo di Jakarta International Film Festival pada Desember ini. "Kami yakin keputusan itu berdasarkan pemikiran yang matang," ujarnya.