Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 17:51 WIB
Pelarangan "Balibo Five" Bentuk Pembatasan Kebebasan Berekspresi
Robert Adhi Ksp | ksp | Rabu, 2 Desember 2009 | 17:46 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelarangan film Balibo Five oleh Lembaga Sensor Film merupakan bentuk pembatasan kebebasan berekspresi dan hak untuk memperoleh informasi. "Film ini seharusnya menjadi sarana edukasi dan pembelajaran tentang masa lalu yang kelam bagi rakyat Indonesia," kata Ketua BP Setara Institute Hendardi, Rabu (2/12) sore.

Menurut Hendardi, Balibo Five adalah cara lain mengungkap kebenaran peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi di Timor Timur (sekarang Timor Leste), yang selama ini ditutup-tutupi oleh TNI dan Pemerintah Indonesia.

"Sangat berlebihan jika film Balibo Five ini dikhawatirkan akan memicu hubungan Indonesia-Timor Leste. Tidak ada alasan yang bisa diterima atas tindakan LSF ini," tandas Hendardi.