Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:43 WIB
Inisiator Hak Angket: Ada yang Menekan Sri Mulyani dan Boediono
Hindra Liu | mbonk | Selasa, 1 Desember 2009 | 11:23 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Inisiator hak angket atas kasus dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun, Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar, mengatakan, ada pihak-pihak yang menekan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia waktu itu, Boediono, ketika memutuskan memberikan dana talangan yang sangat besar untuk bank kecil tersebut. Kedua pakar ekonomi senior itu dituding melakukan kesalahan dalam menangani kasus tersebut.

"Sri Mulyani dan Boediono bukan orang bodoh. Pasti ada tekanan yang luar biasa. Ada dugaan (dana Bank Century) mengalir ke jantung kekuasaan, ke partai, dan keluarga tertentu," ungkap Bambang kepada para wartawan di depan Ruang Rapat Paripurna Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/12).

Bambang, yang dijagokan masuk ke dalam pansus hak angket, mengatakan, begitu terbentuk, pansus akan segera mencocokan data PPATK dengan Bank Indonesia. "Lalu, kami juga akan mencocokannya dengan pembukuan direksi Bank Century (yang lama). Banyak pencairan yang dilakukan secara cash," ujar Bambang.

Ia menambahkan, "Pansus akan memanggil orang-orang yang menerima pencairan tersebut. Kami akan menelusuri ke mana saja larinya pencairan uang tunai Rp 30 miliar, Rp 400 miliar itu. Pencair-pencair ini yang harus kita panggil," kata Bambang.