Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 07:39 WIB
Abdillah Toha: Hormati Hak-hak Wapres
Taufiq Zuhdi | tof | Selasa, 1 Desember 2009 | 01:01 WIB
|
Share:

ANTARA/ISMAR PATRIZKI
Sejumlah anggota DPR berbincang saat skors diberlakukan untuk lobi pimpinan pada rapat paripurna di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (17/11). Rapat Paripurna DPR akhirnya membacakan surat usulan hak angket Bank Century, yang selanjutnya diteruskan ke Badan Musyawarah DPR.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha, mengingatkan semua elemen masyarakat pendukung Hak Angket Skandal Bank Century, agar menghormati hak-hak Wakil Presiden (Wapres) Boediono.
     
"Kita semua menuntut agar kasus Bank Century (BC) diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Namun semua ini harus dilakukan dengan tertib dan etis," tegasnya, Senin (30/11).

Mantan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR-RI periode 2004-2009 ini juga mengingatkan, agar semua pihak menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah."Wapres (Boediono) sudah secara terbuka bersedia dimintai keterangan dan diperiksa. Jadi, hormatilah jugalah hak-haknya," ujarnya.

Abdillah Toha mengharapkan pula, semua elemen masyarakat tidak terlalu bernafsu dengan meminta Wapres mundur atau nonaktif. "Padahal angket saja belum dimulai," katanya.
     
Sikap demikian, menimbulkan kecurigaan adanya agenda politik untuk mengganti wapres dengan calon yang didukungnya."Jadi sekali lagi, hormati juga hak-hak wapres itu," kata Abdillah Toha lagi.

Sumber :
ANT