KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Direktur Utama PLN dan Direksi Diganti?
Senin, 30 November 2009 | 17:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar mengatakan, saat ini pergantian jajaran direksi dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara masih dalam proses.

Seusai menghadiri peresmian pembangunan Palapa Ring dan Desa Berdering di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11), Mustafa mengatakan bahwa proses pergantian tersebut memang memakan waktu karena harus melalui satu rangkaian uji kelayakan.

"Sedang proses. Kita memang harus melalui satu rangkaian. Tapi memang terkesan agak lama, itu memang harus dilalui karena fit and proper test," ujarnya.

Mustafa mengatakan, kemungkinan anggota direksi dan juga Direktur Utama PT PLN akan diganti. "Jadi ini masih memerlukan proses yang memang harus dilalui, terpaksa memang memakan waktu sedikit," ujarnya.

Mustafa menjelaskan saat ini pergantian yang mendesak di jajaran BUMN adalah PT PLN dan Pertamina karena dua komisarisnya, yaitu Gita Wirjawan, diangkat menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Sutanto menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Mustafa berjanji akan menyelesaikan pergantian struktur di PLN dan Pertamina sebelum akhir Desember 2009. "Saya ingin pararel, baik Pertamina maupun PLN. Kalau ini sudah selesai, mudah-mudahan sebelum tutup Desember ini," ujarnya.

Mustafa mengatakan bahwa saat ini terjadi antrean pergantian jajaran direksi di beberapa BUMN karena sempat tertunda pergantian kabinet.

"Memang sudah waktunya. Kebetulan seharusnya pada waktu Sofyan Djalil sudah ganti. Namun, karena ada pergantian kabinet, itu ditunda dulu sampai ada kabinet baru. Jadi makanya, ini menumpuk," kata dia.

Menneg BUMN menyebutkan, setidaknya akan terjadi pergantian struktur di PT Pusri dan kelompok pabrik pupuk milik pemerintah lainnya, PT Perkebunan Nusantara dan Jakarta Lyod.

Selain itu, juga akan dilakukan uji kelayakan untuk jabatan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) yang sebelumnya dijabat Mustafa Abubakar.

Penulis: BNJ   |   Editor: bnj   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.