MAGETAN, KOMPAS.com - Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Magetan meminta warga di empat kecamatan di Kabupaten Magetan siaga longsor menyusul hujan deras yang terus terjadi beberapa hari terakhir ini. Longsor kerap terjadi di empat kecamatan ini setiap memasuki musim hujan.
Keempat kecamatan itu adalah Kecamatan Panekan, Plaosan, Poncol, dan Parang. Berdasarkan data Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Magetan, saat musim hujan lalu, antara bulan Januari 2009 sampai April 2009, longsor terjadi di 12 lokasi di empat kecamatan tersebut.
Kasubid Penanganan Bencana Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Magetan, Maksum, Minggu (29/11), mengatakan banyak rumah di empat kecamatan itu yang berada di tanah yang labil dan dekat tebing yang curam, sehingga longsor berpotensi merusakkan rumah warga dan menimbulkan korban jiwa.
Atas dasar itulah, Maksum meminta agar warga siaga. Permintaan agar warga siaga longsor ini telah disampaikan dalam beberapa kali pertemuan langsung dengan warga di empat kecamatan itu. Mereka pun telah mensosialisasikannya kepada camat dan kepala desa.
"Salah satu yang kami anjurkan, warga yang rumahnya dekat tebing yang rawan longsor kami minta mengungsi dulu ke tempat yang lebih aman saat hujan deras terjadi. Kami juga meminta kepala desa menetapkan daerah yang aman bagi warga untuk mengungsi sekaligus mensosialisasikannya ke warga," tambahnya.
