KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Kasus Century, "Warming Up" Pemilu 2014
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Minggu, 29 November 2009 | 15:17 WIB
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Aktivis menyajikan aksi teaterikal di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (13/11). Mereka menuntut pemerintah segera mengusut tuntas kasus Bank Century.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai-partai koalisi pendukung Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sejak awal menyatakan dukungannya atas penggunaan hak angket kucuran dana talangan Bank Century, kecuali Partai Demokrat. Pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi menilai, kasus Century bisa dijadikan pertarungan lingkaran dalam SBY untuk menaikkan posisi tawar mereka. 

"Kasus ini juga bisa dijadikan bagian warming up pemilu 2014 . Mereka (partai pendukung SBY) layak dipertanyakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini karena kuatnya aroma dan ambisi politik yang bersembunyi dibalik retorika mereka," kata Burhanuddin, Minggu (29/11).

Ia melihat, masing-masing fraksi memiliki target politik yang berbeda. Menurutnya, ada yang berkepentingan menyasar SBY, ada pula yang puas menjadikan dua pejabat yang dinilai bertanggungjawab, Boediono dan Sri Mulyani, sebagai kambing hitam. "Mereka tidak berani menyentuh SBY karena bagian dari koalisi pemerintah. Hanya mengail di air keruh, menyasar Boediono dan Sri Mulyani. Jika keduanya terpental, minimal ada senior partai mereka yang menjadi menteri," ujarnya. 

Dengan bergabungnya Demokrat dalam daftar penandatangan hak angket, perdebatan pun mulai beralih. Jika sebelumnya kontroversi seputar menolak atau mendukung angket, kini dipastikan pertarungan memasuki babak baru yaitu perebutan kursi pimpinan pansus.

"Pertarungan akan terjadi lebih frontal di internal pengusul angket. Menguasai panitia angket akan sangat mnentukan keputusan. Masing-masing fraksi berkepentingan menempatkan kadernya di panitia angket untuk memuluskan target politiknya," kata Burhanuddin.

Editor: Edj Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.