KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Jemaah Kembali ke Mina
Laporan wartawan KOMPAS Banu Astono
Sabtu, 28 November 2009 | 18:26 WIB
AFP/MAHMUD HAMS
Jemaah haji berkumpul di Mina, Jumat (27/11), untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji berupa melempar jumrah (melempar kerikil ke arah tiang), simbol memerangi setan. Pengaturan arah dan jalur yang dilalui jemaah menuju dan meninggalkan lokasi pelemparan yang lebih baik membuat proses melempar berjalan aman.
TERKAIT:

MEKAH, KOMPAS.com- Suasana melempar tiga jumrah diawali setelah jemaah usai melakukan pekerjaan haji pada tanggal 10 dzulhijah, Jumat (28/11), dengan melempar jumrah aqabah, menyembelih hadyi (korban bagi haji tamatu dan qiran), mencukur rambut (tahalul awal), thawaf ifadhah. 

Untuk mencapai bisa tiba di Mina sebelum waktu maghrib, para jamaah berjalan tertib, meski saat ini memasuki masa haji akbar.

Pemerintah Arab Saudi tidak mau mengambil risiko jatuhnya korban jemaah haji akibat berdesak-desakan karena padatnya para pelempar jumrah. Dalam kaitan itu, Pemerinta Arab Saudi memberlakukan jadwal keberangkan masih dalam waktu yang sah, agar semua jemaah tidak berebut untuk mengambil waktu jumrah yang paling afdol, yakni setelah zawal (awal waktu setelah dzuhur).

Selain itu, untuk menghindari kemungkinan kecelakaan atau tabrakan, pemerintah Arab Saudi menempatkan dua atau tiga askar (tentara) pada setiap jarak 10 meter.

Editor: msh Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.