KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Sebelum Meninggal, Ny Rosidah Sempat Dirawat di China
Sabtu, 28 November 2009 | 14:23 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO
Bachtiar Chamsyah

JAKARTA, KOMPAS.com — Istri mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Rosidah Hanum, yang meninggal tadi malam sekitar pukul 23.50 ternyata pernah dirawat di China. Menurut Kepala Biro Humas Depsos RI Heri Kristanto, almarhumah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit di Guangzhou, China. Ia berangkat tanggal 13 Oktober dan pulang tanggal 19 November, lalu dirujuk dirawat di Medistra.

Tadi siang almarhumah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Selain meninggalkan suami, Rosidah juga meninggalkan tiga anak dan lima cucu. Sebelum dimakamkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres Boediono, dan sejumlah menteri pun melayat.

Presiden SBY mengucapkan belasungkawa kepada keluarga besar Bachtiar Chamsyah. "Kita semua berada di tempat ini untuk mengucapkan belangsungkawa atas dipanggilnya oleh Allah yaitu Rosidah Hanum, istri dari sahabat kita, Bachtiar Chamsyah," ucap Presiden saat memberikan ucapan duka di kediaman almarhumah di Jakarta, Sabtu (28/11).

Presiden menceritakan, ia telah mengenal almarhumah sejak delapan tahun lalu dan semakin dekat selama lima tahun terakhir saat Bachtiar menjabat sebagai Mensos dalam Kabinet Indonesia Bersatu I. "(Kenal) terutama lima tahun kemarin. Saya kenal almarhumah aktif dalam kegiatan sosial dan dalam kegiatan istri kabinet bersatu," ucap Presiden.

Yudhoyono kemudian menceritakan pengalaman pribadi bersama almarhumah. "Saya punya kenangan khusus pada acara Proklamasi (17 Agustusan). Saat itu, saya selalu ada dalam satu meja (dengan almarhumah) membicarakan tentang apa pun, keluarga, masa depan bangsa, dan lainnya," ungkap Presiden.

"Mari kita ikhlaskan kepergian almarhumah, dan almarhumah diterima di sisi Allah sesuai dengan amal kebaikan," lanjutnya.

Hj Rosidah Hanum lahir pada 1 Mei 1946 di Bukittinggi. Ia meninggalkan dua orang putri, satu putra, dan lima cucu. Ia meninggal di RS Medistra akibat kanker rahim.

Berbagai karangan bunga disampaikan kepada keluarga almarhumah. Di sekitar kediaman, tampak karangan bunga kiriman dari Megawati Soekarnoputri beserta Taufik Kemas, Fauzi Bowo, Akbar Tandjung, beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, keluarga besar Depsos, beberapa gubernur, anggota DPR, perusahaan, dan pejabat lain.

Penulis: C8-09   |   Editor: tof Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.