KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Teror Bukanlah Jihad
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Jumat, 27 November 2009 | 12:45 WIB
KOMPAS/SRI REJEKI
Beberapa tukang membersihkan puing-puing rumah yang hancur-dalam penyergapan gembong teroris Noordin M Top serta tiga anggota jaringannya-Senin (12/10). Rumah milik Sri Indarto di Kampung Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, ini dijadikan tempat persembunyian oleh Noordin dan jaringannya. Polisi rencananya akan merehabilitasi rumah ini dan selanjutnya diserahkan kepada pemiliknya.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amien yang menjadi khatib dalam khotbah Idul Adha di Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Jumat (27/11), mencoba meluruskan makna jihad dalam momen peringatan kurban. Menurut Ma'ruf, akhir-akhir ini banyak pihak yang mengidentikkan jihad dengan terorisme melalui aksi-aksi yang meresahkan masyarakat.

"Padahal, pada kenyataannya jihad bukanlah teror dan teror bukanlah jihad," ujar Ma'ruf di Balaikota, Jumat. Menurut Ma'ruf, MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban yang menimbulkan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, keamanan, perdamaian dunia serta merugikan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan jihad, lanjutnya, adalah segala usaha dan upaya sekuat tenaga serta kesediaan untuk menanggung kesulitan di dalam memerangi dan menahan agresi musuh dalam segala bentuk.

"Dari fatwa MUI tersebut, kita dapat membedakan antara pengertian teror dan jihad. Terorisme sifatnya merusak dan anarkis, sedangkan jihad sifatnya melakukan perbaikan sekalipun dengan cara peperangan," ujarnya.

Ma'ruf menegaskan bahwa klaim yang disampaikan oleh para pelaku teror bahwa tindakan mereka adalah jihad sangatlah tidak sesuai dengan ajaran Islam dan merupakan penyimpangan dari makna jihad sesungguhnya.

Editor: jimbon Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.