JAKARTA, KOMPAS.com — Pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 1430 H tidak disia-siakan oleh warga miskin kota. Ratusan warga miskin telah berkumpul di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri sejak pagi menunggu pembagian hewan kurban sumbangan dari para pejabat Polri.
Seperti Ani (45), warga Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Bendungan Hilir, telah tiba sejak pukul 09.00. Ia datang bersama 20 ibu-ibu yang masih tetangga satu RT. Padahal, panitia pembagian daging kurban baru akan menyalurkan sekitar pukul 13.00.
"Kita berangkat jam 7-an tadi. Bareng-bareng naik angkot ke sini. Lumayanlah makan daging. Setahun sekali doang beli daging pas Lebaran. Itu juga cuma sekilo," ucap dia.
Tahun-tahun sebelumnya, ia dan 20 tetangganya selalu mengantre pembagian daging korban di Polda Metro Jaya. Namun, tahun ini pihak Polda tidak memberikan kepada warga, tetapi menyalurkan langsung kepada yayasan-yayasan.
"Tadi pagi keliling-keliling dulu tapi pada motong besok. Kata orang di sini (Mabes) motong sekarang. Yah kita ke sini aja. Di sekitar rumah sih enggak ada yang motong. Daerah kumuh. Jadi kita kompak, satu makan daging yang lain makan juga," tutur dia.
Lain lagi cerita Endang (50), warga Serpong, Tanggerang. Dari Serpong ia dengan anak perempuannya, Eti (18), menumpang kereta api hingga Kebayoran Baru dan dilanjutkan menaiki metromini hingga Mabes Polri. Ia mengaku sudah tujuh kali mengantre daging di Lapangan Bhayangkara.
"Saya udah tujuh kali ngantre dan selalu dapet. Saya sih enggak ngantre, capek. Anak aja yang ambil soalnya desek-desekan. Kemari aja rusuh sampe pager roboh," ucap dia.
Tahun ini, Mabes Polri memotong 24 ekor sapi dan lima ekor kambing. Petugas akan membagikan daging kurban kepada 5.000 warga dan 1.500 anggota Polri.
Dari pantauan Kompas.com, ratusan warga sempat merangsek masuk ke dalam lapangan sebelum pembagian dilakukan. Pihak Mabes Polri lalu memerintahkan warga untuk keluar. Saat ini warga menunggu di sekitar Lapangan Bhayangkara.
