Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:11 WIB
Di Surabaya, Tiket Habis
Josephus Primus | primus | Kamis, 26 November 2009 | 19:53 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com - Tiket biro perjalanan di Surabaya habis menjelang atau H-1 Idul Adha 1430 Hijriah karena tingginya permintaan pasar saat itu. "Walau permintaan tinggi, besaran penjualan tiket kami biasa saja atau tidak ada kenaikan," kata Operator Wisata Karya Tour & Travel Kantor Perwakilan Surabaya, Ester S di Surabaya, Kamis (26/11).
   
Menurut dia, selama liburan Idul Adha 1430 H tiketnya mulai habis terjual sejak H-2 Idul Adha. Mayoritas pelanggan sudah memesan tiket kepulangan mereka ke kampung halaman sejak jauh hari. "Kalau mereka baru pesan sekarang tentu saja sudah tidak kebagian kursi," ujarnya.
   
Terkait jumlah armada yang dioperasionalkan, ia mengaku, selama liburan ini ada 10 unit mobil per hari. Umumnya armada tersebut mengantarkan para penumpang ke Jawa Tengah seperti Semarang dan Blora. "Khusus hari ini, dari 10 unit armada enam unitnya berangkat ke Semarang dan empat unit lain menuju Blora," katanya.
  
 Mengenai besaran tiket yang ditawarkan, ia mengaku, hingga kini tidak ada kenaikan tarif per kursi per kepala. Rata-rata tiketnya Rp110.000,00/kursi/kepala. "Dengan membeli tiket tersebut para penumpang bisa menikmati fasilitas mobil ber-AC dan snack," katanya.
   
Secara terpisah, Operator PT Kartika Tour & Travel Kantor Perwakilan Surabaya, Anton. S, menambahkan, penjualan tiket selama Idul Adha di biro perjalanannya juga tidak naik. "Meski tidak ada kenaikan tetapi, setiap mobil yang kami keluarkan seluruh kursi penumpangnya selalu penuh," katanya.
   
Ia mengatakan, tiap hari bisa memberangkatkan sekitar 20 unit armada. Mobil yang dipakai berkapasitas delapan penumpang/unit. Mayoritas penumpang pergi ke Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta. "Habisnya tiket di sini sudah terasa sejak H-2 Idul Adha. Sementara, harga tiket sampai liburan Idul Adha tidak ada kenaikan. Rata-rata sekitar Rp100.000,00 per kepala per kursi," katanya.
   
Menanggapi hal itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) Jatim, Haryono Gondosoewito, optimistis, kenaikan akan terjadi sekitar 20 persen pada akhir tahun ini. Saat itu, pelaku usaha pariwisata khususnya agen biro perjalanan beranggapan jika akhir tahun adalah sebuah berkah.
   
"Biasanya banyak masyarakat yang menghabiskan waktu libur akhir tahun mereka ke luar kota atau ke luar negeri," katanya.

 

Sumber :
Ant