KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
KOMPAK Dukung Inisiator Angket Century
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liu
Kamis, 26 November 2009 | 10:46 WIB
DHONI SETIAWAN
Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (KOMPAK) merespon pidato tanggapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap rekomendasi Tim Delapan, saat menyaksikan tayangannya melalui televisi di Kantor Imparsial, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (23/11) malam.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi atau KOMPAK, Kamis (26/11) pagi menemui pimpinan DPR yang diwakili Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung dan sejumlah inisiator hak angket.

Para aktivis KOMPAK ini menyatakan dukungannya terhadap pengajuan hak angket atas kasus dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. "Kami ingin bertanya dan sharing informasi terakhir mengenai perkembangan hak angket. Sebagai masyarakat, kami tidak akan memicingkan mata kami sedikit pun terhadap perjalanan hak angket," ujar aktivis KOMPAK, Effendi Gazali, kepada para wartawan di depan Ruang Pers DPR RI.

Sementara itu, aktivis KOMPAK lainnya, Fadjroel Rahman, secara spesifik akan mengatakan, pimpinan panitia khusus hak angket atas kasus Bank Century sebaiknya tidak dipimpin oleh anggota fraksi Partai Demokrat. Pasalnya, ada dugaan bahwa sebagian aliran dana Bank Century mengalir ke partai politik tertentu. "Dengan demikian, tidak ada kecurigaan publik bahwa ada penggembosan pansus dari dalam," tukasnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPD Laode Ida mengatakan, sebagian anggota DPD pun telah menyatakan dukungannya terhadap upaya klarifikasi dalam kasus Bank Century. Dikatakannya, hingga minggu lalu, jumlah anggota DPD yang menyatakan dukungannya telah mencapai 60 orang, atau sekitar 50 persen dari kekuatan DPD.

Editor: Glo Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.