KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Korban Tewas Dumex jadi 34 Orang
Rabu, 25 November 2009 | 23:08 WIB
KOMPAS/AUFRIDA WISMI WARASTRI
Puluhan keluarga korban tenggelamnya kapal Dumai Express 10 akhirnya berangkat ke Tanjung Balai Karimun menggunakan Kapal Dumai Express 12, Selasa (24/11). Sebanyak 26 orang dilaporkan masih hilang hingga kemarin.
TERKAIT:

KARIMUN, KOMPAS.com - Korban kapal Dumai Express (Dumex) terus bertambah. Hingga Rabu pukul 19.30 WIB, tujuh lagi jenazah penumpang korban dari MV Dumai Express 10 ditemukan tim SAR di Perairan Tukong Iyu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Temuan itu menambah jumlah korban meninggal pada kecelakaan laut pada Minggu (22/11) menjadi 34 orang dari sebelumnya 27 orang.

Di Rumah Sakit Umum Daerah Karimun, dari tujuh mayat tersebut identitas enam di antaranya telah diketahui berdasarkan pada keterangan dari anggota keluarga mengenai ciri-ciri spesifik korban.
    
Jenazah yang telah dikenali meliputi Ananda Syahdu Maharani ( (2,6), Revalina Andri Suci (3.2), M Hafis Ariyadi Harahap (3,6), Nur Asmi (49), Ponimin (30), Herry Hidayat (kemungkinan anak buah kapal), sedang jati diri satu jenazah perempuan belum dapat dipastikan.

Ananda Syahdu Maharani adalah anak Bram Wijatmiko, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam yang juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Jasad Bram dibawa ke Batam Senin pagi dan telah dimakamkan di Pekanbaru.

Adapun M Hafiz Ariyadi Harahap adalah kakak dari bayi Sri Ramadani Harahap yang juga menjadi korban dan jenazahnya telah dimakamkan di kompleks pekuburan Bukit Senang, Tanjung Balai Karimun. Nur Asmi adalah warga asal Durian Kamang, Agam, Bukittinggi, Sumatra Barat, sedang Hery Hidayat kemungkinan adalah anak buah kapal.

”Kapal terakhir yang mengevakuasi pada hari ini jenazah adalah KRI Kelabang yang menemukan dua mayat,” kata Koordinator tim SAR, Letkol (P) Edwin, di Tanjung Balai Karimun.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Karimun itu mengatakan, ketujuh mayat itu dievakuasi Kapal Republik Indonesia (KRI) Kelabang dua orang, serta masing-masing satu oleh KRI Pati Unus, Kapal Patroli Keamanan Laut Mandah, Patkamla Hiu, kapal Bakorkamla dan kapal nelayan.

Penulis: TOF   |   Editor: tof   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.