KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Wawancara dengan Ito Sumardi (3)
Rabu, 25 November 2009 | 19:16 WIB
Ito Sumardi, Kabareskrim Polri yang baru
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Latar belakang Irjen Ito Sumardi yang segera menjadi Kabareskrim menggantikan Komjen Susno Duadji disorot karena dituding pernah terlibat kasus judi dan illegal logging. Hal inilah yang coba ditepisnya dalam wawancara di Mabes Polri, Rabu (25/11), atau sehari setelah pengangkatannya diumumkan.

Hal lain yang dipertanyakan kepadanya adalah soal kelanjutan kasus Bank Century termasuk pengusutan kepada Susno yang disebut-sebut ikut terkait dalam kasus aliran dana Bank Century. Wawancara tersebut disajikan dalam bagian ketiga atau bagian terakhir wawancara yang dimuat Kompas.com. Berikut kelanjutan transkrip wawancara dengan Ito di Mabes Polri:

Bapak dituduh lindungi cukong kayu dan bandar judi saat jabat Kapolda Riau?

Dibuktikan dengan fakta. Berita itu tidak benar dan sudah disampaikan Kapolri. Buktinya kalau saya di Riau terlibat melindungi cukong kayu, mungkin kita bisa tahu dulu gimana pemberantasan illegal logging ketika saya di sana, di mana kita menangkap cukong kayu namanya Ai Peng dan sebagainya. Ada pihak yang mungkin tidak suka apa yang kita lakukan.

Masalah judi sudah selesai. Zaman saya tidak ada judi di sana dan itu sudah disampaikan Kapolri. Saya dapat promosi untuk bintang dua untuk Kapolda Sumsel. Kemudian jabatan saya di sini Koorsahli, itu jabatan promosi. Jadi promosi di antara staf ahli yang lain.

Jadi kalau dibilang track record, saya kira dengan tugas di daerah-daerah konflik dan sebagainya alhamdulillah lah. Kalau namanya fitnah, jangankan saya, pimpinan kepolisian pun pasti ada. Tapi itu tidak membuat saya surut karena Tuhan saja yang saya percaya berlaku adil, kalau manusia biasalah.

LSM pemerhati lingkungan katakan Anda terlibat illegal logging?

Sekarang buktikan saja cukong kayu siapa sih. Kalau perusahaan besar kan harus dilindungi seperti RAPP, Indah Kiat, itu perusahaan nasional bukan cukong kayu. Siapa pun juga, bicara tentang apa pun juga silakan. Tapi yang penting buktikan dengan fakta. Pimpinan juga tahu. Tidak mungkin pimpinan memberikan kepercayaan kepada seseorang dengan suatu cacat dalam penugasannya. Sangat tidak mungkin. Apalagi Pak Kapolri sangat normatif, demikian juga Wakapolri sangat normatif. Tidak mungkinlah. Buat saya itu jadi tantangan untuk buat yang terbaik.

Sudah pernah berbicara dengan Susno Duadji soal kasus Bank Century?

Enggak, kita sebatas teman saja karena kita jarang ketemu, beliau sibuk.

Bapak mengikuti kasus Bank Century?

Ya dong, kalau pengamatan dari media itu lebih banyak penafsiran. Penafsiran itu bicara multitafsir. Penafsiran tidak bisa kita buat dalam proses penyidikan.

Siap lanjutkan kasus Bank Century?

Sebagai yang nantinya dipercaya untuk memimpin di suatu bagian dari Polri, kita harus siap dan tentunya ada mekanisme yang berlaku di sana. Dengan latar belakang pengetahuan hukum saya. Tentunya saya akan berkonsultasi, karena di Koorsahli ini kita dibantu penasihat ahli yang berjumlah 13 profesor. Sehingga dalam menangani masalah, kita tidak melihat dari lingkungan kita saja, tapi juga secara komprehensif, karena ini masalah besar.

Kalau saya masuk, yang pertama kali saya lakukan konsolidasi. Kita lihat konstruksi kasusnya apa sih. Kalau sudah liat konstruksi kasus, kita baru mengetahui apa yang akan kita lakukan. Kemudian apa yang sudah dilakukan penyidik di sana. Di sana kan ada Pak Wakabareskrim. Saya akan banyak bertanya termasuk kepada Pak Susno karena Pak Susno kan sudah lama melakukan langkah yang sudah jauh. Kita tinggal melanjutkan apa yang harus kita lakukan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku dan juga fakta-fakta yang kita temukan.

Kita kan ada program 100 hari, pertama pemberantasan mafia hukum. Nanti ke depan mafia-mafia hukum yang harus kita berantas. Tapi untuk tentukan mafia hukum, kita harus mengedepankan asas praduga tak bersalah juga. Harus ada faktanya, jangan ada orang katakan ini mafia hukum lalu kita tangkap.

Selesai

Penulis: C8-09   |   Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.