KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Presiden Yakin Polisi dan Jaksa "Nurut" soal Bibit-Chandra
Rabu, 25 November 2009 | 15:16 WIB

AMBON, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yakin, kepolisan dan kejaksaan dalam beberapa hari ke depan akan mengeluarkan kepastian untuk kasus hukum dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto.

Ketika mendampingi kunjungan kerja Presiden di Ambon, Rabu (25/11), Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengatakan, substansi pidato kenegaraan Presiden pada Senin 23 November 2009 sudah cukup jelas bagi kepolisian dan kejaksaan untuk mengambil langkah menyikapi kasus Bibit dan Chandra.

"Saya kira polisi cukup responsif dan cepat tanggapannya, jaksa untuk mengeluarkan SKP2. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini ada tindak lanjut yang pasti," ujarnya.

Julian menilai, Mabes Polri dan Kejaksaan Agung telah memberikan respons positif dan cukup cepat setelah Presiden menyampaikan pidato untuk menyikapi kasus Chandra dan Bibit. "Namun, mungkin ada proses yang harus dipenuhi oleh dua instansi itu untuk mengambil sikap. Ini memang suatu harapan, tinggal menunggu tindak lanjut," ujarnya.

Menurut Julian, substansi yang disampaikan Presiden dalam pidato menyikapi kasus Bibit dan Chandra sebenarnya telah cukup jelas bagi kepolisian dan Kejaksaan Agung untuk mengambil langkah yang pasti. "Dalam kapasitas sebagai kepala negara, jelas pesan-pesan dalam substansi pidato, dan saya kira pihak kejaksaan sudah mengerti apa yang dimaksud dan diarahkan dalam pidato tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Julian mengatakan di sela-sela kunjungan kerja Presiden selama tiga hari di Ambon bahwa Kepala Negara mendapatkan telepon dari Menteri Agama Suryadharma Ali untuk melaporkan penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

Menurut Julian, Menteri Agama melaporkan bahwa penyelenggaran haji tahun 2009 cukup lancar meski masih juga ditemui beberapa kendala yang sampai menyebabkan korban meninggal dari jemaah haji Indonesia. "Kita berharap kejadian yang sama tidak terulang tahun depan," ujarnya.

Penulis: GLO   |   Editor: Glo   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.