KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Beban Moral, Iluni UI Dukung Hak Angket Century
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Senin, 23 November 2009 | 16:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) menyatakan keprihatinannya dengan kondisi penegakan hukum di Indonesia, termasuk soal kasus Bank Century.

Sebagai bagian dari people power, Iluni UI datang ke DPR untuk mendukung para wakil rakyat menggunakan hak angket terkait kasus Century. Ketua Harian Iluni UI Budiarto Shambazy mengatakan, aspirasi yang diwakili oleh sekitar 30 pengurus harian Iluni UI sudah diterima oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung.

"Kami menyampaikan keprihatinan terkait Century dan mendorong penggunaan hak angket," tuturnya dalam keterangan pers di Press Room DPR, Senin (23/11).

Dalam rombongan, tampak tokoh-tokoh seperti Seto Mulyadi, Chandra Motik, dan Heri Hermawan. Dalam keterangan pers, Chandra mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung hak angket. Bahkan, menurut mereka, tak ada alasan apa pun bagi Partai Demokrat untuk tidak mendukung hak angket.

"Audit BPK tadi sudah menjadi bukti bahwa ada Rp 5,8 triliun yang tak bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Selain ke DPR, komunitas beranggotakan 200.000 orang ini juga akan menyampaikan keprihatinan dan dukungan untuk mengungkap Century ke MPR dan juga datang ke sidang paripurna DPR pada tanggal 1 Desember mendatang saat hak angket Century diangkat menjadi agenda sidang.

Editor: hertanto Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.